Kembali

Kebijakan Privasi

Perlindungan Data Pengguna · Berlaku sejak 1 Januari 2025

Kami berkomitmen melindungi privasi dan keamanan data pribadi kamu. Kebijakan ini menjelaskan bagaimana kami mengumpulkan, menggunakan, dan melindungi informasimu.

1

Data yang Kami Kumpulkan

Kami mengumpulkan data berikut saat kamu mendaftar dan menggunakan layanan:

  • Data Akun: nama lengkap, alamat email, foto profil (dari Google OAuth).
  • Data Kontak: nomor WhatsApp untuk verifikasi (Step 1 KYC).
  • Data Identitas (KYC): Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama sesuai KTP, foto e-KTP, dan foto selfie. Data ini hanya kami minta saat kamu memilih untuk menaikkan tier akun ke Premium atau saat akun mencapai batas total transaksi tier Basic.
  • Data Transaksi: nominal pulsa, operator, nomor tujuan pencairan, waktu transaksi, dan status pesanan.
  • Data Teknis: alamat IP, jenis perangkat, browser, dan log aktivitas saat menggunakan layanan.
  • Data Komunikasi: pesan yang kamu kirimkan ke tim dukungan kami.

Data Identitas (KYC) merupakan data pribadi spesifik sesuai UU Perlindungan Data Pribadi (UU No. 27 Tahun 2022). Pengumpulan data ini bersifat sukarela — kamu hanya wajib menyerahkannya jika ingin mengakses fitur tier Premium.

2

Tujuan Penggunaan Data

  • Memproses dan menyelesaikan transaksi convert pulsa kamu.
  • Mengirimkan notifikasi status transaksi melalui email.
  • Meningkatkan keamanan akun dan mencegah penipuan.
  • Memberikan dukungan pelanggan yang lebih baik.
  • Meningkatkan kualitas dan performa layanan kami.
  • Verifikasi Identitas (KYC): data NIK, foto KTP, dan selfie hanya digunakan untuk memverifikasi identitas pengguna, kepatuhan terhadap regulasi anti pencucian uang (AML), dan menaikkan limit transaksi ke tier Premium.
  • Memenuhi kewajiban hukum yang berlaku.
3

Penyimpanan & Keamanan Data

  • Data kamu disimpan di server yang dilindungi enkripsi dan firewall.
  • Akses data dibatasi hanya untuk karyawan atau sistem yang membutuhkan untuk operasional layanan.
  • NIK disimpan dalam bentuk terenkripsi menggunakan standar AES-256-GCM. Hash NIK (HMAC-SHA256) digunakan untuk pencegahan duplikasi akun, sehingga kami tidak menyimpan NIK dalam format teks polos.
  • Foto e-KTP dan selfie disimpan di cloud storage privat (AWS S3) dengan akses terbatas dan pre-signed URL berdurasi pendek, sehingga tidak dapat diakses publik.
  • Data transaksi disimpan selama 5 tahun sejak transaksi dilakukan untuk keperluan audit dan hukum.
  • Data Identitas (KYC) disimpan selama 5 tahun sejak verifikasi terakhir untuk memenuhi kewajiban audit AML. Setelah periode ini, data akan dihapus secara permanen atau dianonimkan.
  • Saat kamu meminta penghapusan akun, data KYC tidak langsung dihapus melainkan dianonimkan (data identitas pribadi disamarkan) hingga periode retensi 5 tahun selesai, baru kemudian dihapus permanen.
  • Data akun yang tidak aktif lebih dari 2 tahun dapat dihapus secara permanen.
  • Kami tidak menyimpan informasi kartu kredit atau data keuangan sensitif lainnya.
4

Berbagi Data dengan Pihak Ketiga

Kami tidak menjual data pribadi kamu. Data hanya dibagikan dalam kondisi berikut:

  • Mitra pembayaran: untuk memproses pencairan ke e-wallet atau rekening bank.
  • Penyedia layanan teknis: hosting (server VPS), email, dan cloud storage Amazon Web Services (AWS S3) untuk menyimpan dokumen KYC. Penyedia terikat perjanjian kerahasiaan dengan kami dan tunduk pada standar keamanan internasional.
  • Otoritas hukum: jika diwajibkan oleh hukum atau perintah pengadilan yang sah, termasuk untuk audit AML.
  • Pencegahan penipuan: jika diperlukan untuk melindungi keamanan pengguna lain atau sistem kami.
5

Cookie & Teknologi Pelacakan

  • Kami menggunakan cookie untuk menjaga sesi login kamu tetap aktif.
  • Cookie analitik digunakan untuk memahami pola penggunaan layanan secara anonim.
  • Kamu dapat menonaktifkan cookie melalui pengaturan browser, namun beberapa fitur layanan mungkin tidak berfungsi optimal.
  • Kami tidak menggunakan cookie untuk tujuan iklan pihak ketiga.
6

Hak Pengguna

Sesuai UU Perlindungan Data Pribadi (UU No. 27 Tahun 2022), kamu memiliki hak atas data pribadimu, termasuk:

  • Akses: meminta salinan data pribadi yang kami simpan tentang kamu.
  • Koreksi: memperbarui data yang tidak akurat atau tidak lengkap.
  • Penghapusan: meminta penghapusan akun dan data pribadi, kecuali data yang wajib disimpan secara hukum (seperti data KYC yang wajib retensi 5 tahun untuk audit AML — akan dianonimkan terlebih dahulu).
  • Menarik Persetujuan KYC: kamu berhak menarik persetujuan pemrosesan data KYC kapan saja. Konsekuensinya, akunmu akan kembali ke tier Basic dengan limit total transaksi Rp 1.000.000 dan tidak dapat melanjutkan transaksi setelah limit tercapai.
  • Keberatan: menolak pemrosesan data untuk tujuan tertentu.
  • Portabilitas: meminta data pribadimu dalam format yang dapat dibaca mesin.
  • Untuk menggunakan hak-hak ini, hubungi kami melalui kontak yang tersedia di bawah. Kami akan merespons dalam waktu maksimum 14 hari kerja.
7

Keamanan Akun

  • Kamu bertanggung jawab menjaga kerahasiaan akses akun (token sesi, perangkat login).
  • Segera hubungi kami jika mendeteksi aktivitas mencurigakan pada akunmu.
  • Kami tidak akan pernah meminta kata sandi atau kode OTP kamu melalui WhatsApp, email, atau saluran apapun.
8

Tautan ke Layanan Pihak Ketiga

  • Layanan kami menggunakan Google OAuth untuk proses login. Penggunaan data oleh Google tunduk pada Kebijakan Privasi Google.
  • Kami tidak bertanggung jawab atas praktik privasi layanan pihak ketiga yang terhubung dengan platform kami.
9

Perubahan Kebijakan

  • Kami dapat memperbarui kebijakan privasi ini sewaktu-waktu.
  • Perubahan signifikan akan diberitahukan melalui email atau notifikasi di platform.
  • Kelanjutan penggunaan layanan setelah pembaruan berarti kamu menyetujui kebijakan yang baru.
10

Hubungi Kami

Jika kamu memiliki pertanyaan terkait kebijakan privasi atau ingin menggunakan hak atas datamu, hubungi kami.

Terakhir diperbarui: 13 May 2026